Pages

Sabtu, 14 Maret 2015

Dendam Itu Berubah


SEORANG lelaki yang baru menikah tinggal menumpang di rumah mertuanya. Beberapa saat tinggal bersamanya, akhirnya ia demikian kesal dengan ibu mertuanya yang menurutnya sangat brengsek, cerewet, bawel, bossy, dan angkuh sekali.

Setelah dua tahun, baginya cukup sudah penderitaan itu. Ia memutuskan untuk mengakhiri dengan berencana membunuh ibu mertuanya. Setelah memutar otak, ia pergi mendatangi dukun yang paling sakti di daerahnya.

Usai bercerita dengan penuh kegeraman, sang dukun tersenyum dan mengangguk-angguk. Diberinya sebotol cairan yang menurut petunjuk dukun adalah racun yang sangat mematikan. Syaratnya harus diberikan sedikit demi sedikit selama 2 bulan, dan dalam memberikan ia diharuskan bersikap manis, berkata lebih sopan, serta selalu tersenyum. Hal ini untuk membuat si mertua supaya tidak mencurigainya. Dengan penuh kesabaran, hari demi hari ia mulai meracuni si mertua, tentunya dengan sikap manis, tutur kata yang lebih santun serta senyum yang tidak lepas dari mulutnya. Perlahan namun pasti ia mulai melihat perubahan pada mertuanya.

Ketika amanah itu datang

Amanah.. Selalu terdapat banyak cerita dibalik kata enam huruf itu. Ketika di awal, di tengah, maupun di akhir. Kali ini tidak ingin membicarakan bagaimana amanah-dalam konteks ini organisasi-di tengah atau di akhir, tapi yang ingin kubicarakan adalah bagaimana ketika amanah itu datang.

Kekuatan Istighfar


Cerita tentang "Istighfar" dan juga sebuah kisah dari kehidupan Imam Ahmad Bin Hanbal, seorang ulama Islam dan salah seorang teolog yang ternama dalam sejarah Islam. Imam Ahmad juga dianggap sebagai pendiri mazhab Hanbali dan dianggap sebagai salah satu teolog Sunni paling terkenal, sering disebut sebagai "Sheikh ul-Islam" atau "Imam Ahl al-Sunnah. "

Berikut salah satu kisah yang dialaminya...

Selama masa tuanya, suatu ketika Imam Ahmad bepergian dan ia berhenti disebuah kota. Setelah shalat, dia ingin tinggal untuk bermalam di halaman masjid karena ia tidak kenal dan tahu siapa pun di kota tersebut. Karena kerendahan hatinya, dia tidak memperkenalkan diri kepada siapapun, padahal jika ia melakukannya, maka ia akan disambut oleh banyak orang.

Merasa tidak mengenali Ahmad bin Hanbal, pengurus masjid menolak untuk membiarkan dia tinggal dan bermalam di masjid. Setelah beberapa lama, Imam Ahmad merasa bahwa ia tidak mungkin menginap di masjid tersebut. Maka keluarlah ia dari masjid dan tidak tahu harus menginap di mana malam itu. Dalam kebingungannya itu seorang tukang roti melihatnya dan karena merasa kasihan maka tukang roti tersebut menawarkan untuk bermalam di rumahnya dan menjadi tuan rumah bagi dia untuk beberapa malam.

MUSBAR UKM PKRI KE XXI


Keajaiban Sedekah Ustadz Yusuf Mansur


Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Yusuf memaparkan beberapa kisah yang Insya Allah mampu meningkatkan keyakinan kita, bahwa Allah pasti akan melipat gandakan pahala-Nya, bila kita sedekah. Contohlah sebuah kisah tentang seorang sopir yang mengeluh karena gajinya terlalu kecil. "Sopir ini datang ke Klenik Spiritual dan Konseling Wisata Hati. Sopir itu bilang gajinya cuma 800 ribu, padahal anaknya lima. Ia ingin gajinya jadi 1.5 juta!" ujar Ustadz Yusuf sambil bersila di permadani. Dengan bijak Ustadz Yusuf mengajak sopir itu mensyukuri terlebih dahulu apa yang telah didapatkannya selama ini. Kemudian dia menunjukkan Surat Al-An'am 160 dan surat 65 ayat 7, mengenai anjuran bagi yang kaya untuk membagi kekayaannya dan yang mampu membagi kemampuannya. Sopir itu lantas bertanya "kapan ayat ayat itu dibaca dan harus berapa kali Ustadz.?" "Nah, disinilah kelemahan orang orang kita.!" potong Ustadz Yusuf sejenak.