Pages

Tampilkan postingan dengan label Kisah Nyata Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Nyata Islami. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Maret 2015

Keajaiban Sedekah Ustadz Yusuf Mansur


Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Yusuf memaparkan beberapa kisah yang Insya Allah mampu meningkatkan keyakinan kita, bahwa Allah pasti akan melipat gandakan pahala-Nya, bila kita sedekah. Contohlah sebuah kisah tentang seorang sopir yang mengeluh karena gajinya terlalu kecil. "Sopir ini datang ke Klenik Spiritual dan Konseling Wisata Hati. Sopir itu bilang gajinya cuma 800 ribu, padahal anaknya lima. Ia ingin gajinya jadi 1.5 juta!" ujar Ustadz Yusuf sambil bersila di permadani. Dengan bijak Ustadz Yusuf mengajak sopir itu mensyukuri terlebih dahulu apa yang telah didapatkannya selama ini. Kemudian dia menunjukkan Surat Al-An'am 160 dan surat 65 ayat 7, mengenai anjuran bagi yang kaya untuk membagi kekayaannya dan yang mampu membagi kemampuannya. Sopir itu lantas bertanya "kapan ayat ayat itu dibaca dan harus berapa kali Ustadz.?" "Nah, disinilah kelemahan orang orang kita.!" potong Ustadz Yusuf sejenak.

Kamis, 02 Oktober 2014

Kisah Nyata Orang Miskin Yang Menjadi Orang Kaya

EKA TJIPTA WIJAYA: “SAYA BELAJAR DI PINGGIR JALAN

Bersama ibu, saya ke Makassar tahun 1932 pada usia sembilan tahun. Kami berlayar tujuh hari tujuh malam. Lantaran miskin, kami hanya bisa tidur di tempat paling buruk di kapal, di bawah kelas dek. Hendak makan masakan enak, tak mampu. Ada uang lima dollar, tetapi tak bisa dibelanjakan, karena untuk ke Indonesia saja kami masih berutang pada rentenir, 150 dollar.
Tiba di Makassar, Eka kecil – masih dengan nama Oei Ek Tjhong – segera membantu ayahnya yang sudah lebih dulu tiba dan mempunyai toko kecil. Tujuannya jelas, segera mendapatkan 150 dollar, guna dibayarkan kepada rentenir. Dua tahun kemudian, utang terbayar, toko ayahnya maju. Eka pun minta Sekolah. Tapi Eka menolak duduk di kelas satu.

Senin, 02 Juni 2014

Pasca Sedekah Dapat Uang Kaget

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim 

Saya seorang ayah dari seorang puteri yang manis yang saat ini berusia 4 tahun dan seorang suami dari satu orang istri, di usia saya yang ke 32 tahun saya sudah bekerja lebih dari 12 tahun diperusahaan swasta dengan bidang yang sudah saya kuasai.

Kira-kira setahun yang lalu ditiap bulannya saya selalu merasa kesulitan dengan kondisi keuangan kami sekeluarga (mungkin karena sikecil sudah masuk TK kecil dan minum susunya bertambah ..) untuk memenuhi "kekurangan" tersebut saya masih -NGEband dari satu cafe kecafe yang lain.